Minggu, 17 November 2013

Dampak Kenaikan BBM

Jakarta -Bank Indonesia (BI) mengungkapkan beberapa dampak yang akan terjadi setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) direalisasikan oleh pemerintah. Rencananya pemerintah akan mengumumkan kenaikan harga dengan besaran premium Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500 malam ini.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan dampak terdekat akan terlihat pada nilai tukar rupiah (NTR) yang beberapa waktu lalu diketahui melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Ia memperkirakan, kebijakan tersebut akan mendorong rupiah menguat.

"Rupiah akan menguat kedepan. Baik reversal yang intensitasnya akan menurun. Pergerakan nilai tukar ke depan agak apresiasi," ungkapnya kepada wartawan di Gedung BI, Jakarta, Jumat (21/6/2013)

Kemudian, dampak selanjutnya akan terlihat pada neraca perdagangan yang selalu defisit beberapa waktu terakhir akibat impor BBM yang terlalu besar.

"Kenaikan harga BBM akan menyebabkan nilai impor BBM rendah. Jadi defisit karena impor migas akan lebih rendah. Itu juga akan membantu," jelasnya.

Sementara itu untuk dampak negatifnya menurut Perry akan terlihat pada lonjakan harga-harga barang yang menyebabkan inflasi tinggi. Namun, Ia menegaskan hal itu hanya akan berlangsung selama 3 bulan.

"Kenaikan harga BBM dampaknya hanya temporer kurang dari 3 bulan. Itu hasil penelitian atau kajian kita. Dan itu merujuk dari pengalaman sebelumnya. Itu respon kebijakan BI juga sudah didiskusikan," ucapnya.

Investigasi Bakso Tikus

"Ini murni hasil investigasi kami. Apa yang terjadi di lapangan, itulah faktanya," kata dia menanggapi unjuk rasa para penjual bakso dari Tangerang.  Ia menyangkal liputan jika tersebut ditayangkan berulang-ulang. Penayangan sempat diulang, kata Ichwan, pada acara berbeda dengan segmentasi yang tidak sama. Tayangan berita bakso tikus itu sudah dihentikan sejak tiga hari lalu. Pedagang bakso dari Tanggerang tiba kantor Trans TV sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka langsung memasuki halaman kantor dan meminta bertemu dengan pimpinan stasiun TV di kawasan Mampang, Jakarta Selatan itu.

Para pedagang menilai pemberitaan bakso tikus di Trans TV berlebihan karena diulang-ulang. Akibatnya, masyarakat jadi enggan membeli bakso dan mereka nyaris bangkrut.

Gino, pedagang daging untuk bakso, mengaku usahanya kini terancam bangkrut. Biasanya sehari dia bisa menjual 100 kilogram daging sapi untuk bakso, dalam beberapa hari terakhir 20 kilogram daging sapi baru habis setelah 2 hari.

"Pemberitaan itu menurunkan omzet kami, banyak masyarakat yang takut beli bakso," ungkapnya. Yudha Setiawan

Pulau Tidung

Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di Kepulauan Seribu dan termasuk di Propinsi Jakarta Indonesia, lokasi nya tidak begitu jauh dari Jakarta sekitar 2 jam perjalanan dengan kapal laut. Pulau ini terdiri dari 2 bagian yaitu Tidung Besar dan Tidung Kecil, dimana kedua pulau ini di hubungkan dengan sebuah jembatan yg di sebut Jembatan Cinta.
Pulau Tidung merupakan pulau yg berpenghuni di kepulauan seribu, dengan luas wilayah sebesar 50 heaktar persegi dan jumlah penduduk sekitar 4500-5000 jiwa. Pulau ini tergolong ramai dan padat penduduk nya. Di mana hampir semua penduduk nya mendiami Pulau Tidung Besar. Sedangkan Pulau Tidung Kecil merupakan kawasan pengembangan mangrove, terdapat pula makam yg dikeramat kan. Di Pulau Tidung Kecil ini kita bisa menikmati indah nya alam sambil bersepeda.
Perjalanan saya ke Pulau tidung kali ini bisa tergolong yg ke ?????? hampir lupa yg keberapa karna saking sering nya saya kesini mengantarkan temen2 sekaligus bersantai di pulau. Awal kesini dulu sekitar April 2008, suasana masih sepi dan tidak banyak pengunjung. Pulau ini bener2 lagi naik daun di kalangan muda Jakarta, rata2 hampir anak2 muda Jakarta sudah perna ke pulau tidung hahahhahaha.
Sangat muda sekali untuk mencapai pulau ini. Buat kamu yg suka akan petualangan menikmati kapal rakyat, berdesak2an, duduk di kapal tanpa kursi akan menjadi pemandangan yg sangat lumrah apabila hendak ke Kepulauan Seribu, biaya nya juga cukup murah.
Hampir semua perjalanan ke Kepulauan Seribu bisa diawali dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara, termasuk ke Pulau Tidung. Lokasi pelabuhan ini sangat mudah di capai. Buat yg bawa kendaraan pribadi bisa langsung mengarah kearah Pluit - Muara Karang - Muara Angke. Kalo mengunakan transportasi umum bisa dari citraland grogol naik mikrolet warna merah jurusan muara angke, ongkos nya cuman Rp. 4000,- .
Di pulau tidung tidak ada penginapan semacam resort atau hotel, jadi kita bisa tinggal di home stay yg dikelola warga setempat. Saat kami kesana tahun 2008-2010 rata2 kami menginap di rumah penduduk. Trus kita bisa memesan makanan buat kita makan siang, makan malam sampai sarapan, harga nya juga relative standart.
Jam 12.00 kita kembali kepenginapan untuk makan siang, trus persiapan untuk snorkeling. Tepat jam 13.00 perjalan mengunakan perahu yg kita sewa berangkat menuju pulau2 di dekat tidung untuk snorkling. Oh yaaa sewa perahu ini biaya nya sekitar Rp. 300.000 – Rp. 500.000 tergantung dari besar kecil nya perahu yg kita sewa. Rata2 muat antara 10-20 orang. Alat snorkeling juga sangat mudah kita sewa disana. 
Puas bersnorkling, maka perahu akan kembali ke pualu tidung. Tidak lupa untuk mampir di jembatan cinta menikmati sore sambil bersenda gurau atau sekedar minum es kelapa atau mau lebih asyik main banana boat dengan sahabat2. Di jembatan Cinta ini pula kita bisa adu keberanian untuk melompat dari atas jembatan  setinggi 10-15 meter.
Puas tidur malam …. Pagi nya lanjut berburu sunrise di jembatan cinta. Kali ini kita bersepeda dari penginapan menuju jembatan cinta. Disekitar jembatan cinta disediakan parkir sepeda jadi kita tidak bisa melewati jembatan dengan bersepeda. Santai2 dijembatan ini sambil menikmati sunrise dan berjalan kaki menuju Pulau Tidung Kecil menjadi keasyikan tersendiri. Sambil melihat trumbu karang + ikan2 dari atas jembatan.

Opini Korupsi

Persoalan korupsi yang sudah mengakar di Indonesia tidak dapat di biarkan dengan melakukan pembiaran terhadap oknum-oknum yang melakukan perbuatan tindak pidana korupsi tersebut untuk terus berada di dalam sistem pemerintahan baik di pemerintahan pusat maupun di daerah karena ini dapat menjadi faktor penghambat dari program pemerintah dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang good governance.
Korupsi hari ini sudah tidak lagi menjadi tanggung jawab intitusi-institusi terkait yang di berikan wewenang oleh Undang-undang namun juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat serta elemen-elemen bangsa yang dituntu berperan aktif untuk ikut serta dalam upaya pencegahan sampai dengan pemberantasan korupsi yang dilakukan secara berjamah maupun sendiri-sendiri oleh oknum-oknum yang tidak bermoral dan bertanggung jawab.
Dewasa ini kasus korupsi di Indonesia kian hari jumlahnya meningkat drastis dari tahun ke tahun bahkan tidak tanggung-tanggung uang Negara yang di korupsi sagatlah fantastik nilai nominalnya sungguh sebauh potret yang tidak patut ditiru oleh generasi penerus bangsa.
Institusi kepolisian dan kejaksaan yang selama ini bertugas sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian dan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 sebagai penyidik tetapi didalam pelaksanaannya banyak kasus korupsi yang ketika di tangani malahan memberikan citra yang buruk terhadap kedua institusi ini sebagai penegak hukum karena dalam penangananya kedua institusi ini sering kali tidak berani dalam memproses penguasa dan petinggi-petinggi Negara yang telah jelas-jelas melakukan perbuatan Tindak Pidana Korupsi dengan kata lain kedua institusi ini bersikap tebang pilih dalam menyelesaikan kasus-kasus hukum yang ada di Indonesia.
Sehingga tingkat kepercayaan masyarakat pun semakin hari kian menurun terhadap kedua institusi tersebut didalam pelaksanaan penegakan hukum di Indonesia. Kemudian pada era reformasi lahir sebuah institusi penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga di amanatkan oleh Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantas Tindak Pidana Korupsi yang kemudian lebih popular dikenal dengan sebutan KPK sebagai penyidik maka masyarakat pada periode ini mulai berperan aktif dalam usaha pencegahan dan pemberantasan korupsi. Maka dengan lahirnya KPK pada era reformasi dapat kita katakan bahwa persoalan korupsi di negeri ini sudah sangat berbahaya dan menjadi virus yang sangat sewaktu-waktu dapat menghacurkan bangsa dan apabila tidak segera dicegah penyebarannya maka dapat berpotensi memiskinkan Negara.
Sungguh kita ketahui bersama bahwa belakangan ini banyak kasus korupsi yang bermunculan dengan potensi kerugian Negara sangat besar dan ini dilakukan oleh oknum-oknum dan kelompok-kelompok yang tidak tidak lagi memiliki moral dan bertanggung jawab sebagai seorang makhluk yang berakal dan beragama. Fenomena demikian sudah barang tentu menyadarkan kita semua bahwa tidak lagi kita sebagai anak bangsa untuk bersikap apatis atau acuh terhadap persoalan-persoalan bangsa yang membuat nasib bangsa ini kian terpuruk di tangan generasi yang hanya mementingkan kehidupan pribadi dan kelompoknya tanpa berpikir dan peduli terhadap kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.
Dengan membiarkan korupsi terus tumbuh subur maka kita telah berkontribusi terhadap bertambahnya jumlah pengangguran, angka kriminalitas, jumlah kemiskinan, makin membesarnya jurang kesenjangan kehidupan sosial, menurunnya pertumbuhan ekonomi dan semerautnya sistem penegakan hukum dan semua ini adalah dampak dari korupsi yang merajalela ditengah-tengah kehidupan kita.
Tidak ada kata terlambat untuk segala persoalan yang ada dan kata-kata yang ampuh adalah tindakan maka dengan coretan ini saya mengajak kita semua untuk berperan aktif dalam usaha mencegah dan memberantas korupsi yang sudah menjadi bahaya laten di negeri ini. “Gatot Rusbal”.

Selasa, 12 November 2013

Glossary 6

Simple random sample: A sample that draws a group of respondents randomly from all members of the population.
Special event tour: A travel package that features major happenings, such as concerts or sporting events, as the reason for the journey.
Split itinerary: An itinerary in which part of the group does one thing while the other part does something else.
Stakeholders: Parties who may be affected by agency decisions and actions (i.e., user groups, elected officials, commercial interests, environmentalists, park managers, tourism industry representatives, consumers, host countries, host communities, funders and financiers, and others).
Standard: A document approved by a recognized body that provides for common and repeated use of a prescribed set of rules, conditions, or requirements (Toth, 2000).
Step-on guide: A highly knowledgeable guide whom “steps-on” an incoming motorcoach and provides narrative interpretation for the experience. Some CVBs offer step-on guides for free. Sometimes an independent company offers this service for a fee.
Strategic plan: A report that describes a company’s mission statement, goals, objectives and strategic actions.
Subcontractor: A local operator who provides services for a wholesaler.
Supplier: The actual producer and seller of a unit of travel merchandise, such as a carrier, hotel or sightseeing operator.
Sustainable development: That which “meets the needs of the present without Compromising the ability of future generations to meet their own needs.”
Translate : Sederhana sampel acak : Contoh yang menarik sekelompok responden secara acak dari seluruh anggota populasi .

Tur acara khusus : Sebuah paket perjalanan yang menampilkan peristiwa penting , seperti konser atau acara olah raga , sebagai alasan untuk perjalanan .

Membagi jadwal : Sebuah jadwal yang bagian dari kelompok melakukan satu hal sementara bagian lainnya melakukan hal lain .

Stakeholders : Pihak-pihak yang mungkin akan terpengaruh oleh keputusan lembaga dan tindakan (yaitu , kelompok pengguna , pejabat terpilih , kepentingan komersial , lingkungan , pengelola taman , perwakilan industri pariwisata , konsumen , negara-negara tuan rumah , masyarakat tuan rumah, penyandang dana dan dana, dan lain-lain ) .

Standar: Sebuah dokumen disetujui oleh badan yang diakui yang menyediakan untuk penggunaan umum dan berulang-ulang satu set ditentukan aturan , kondisi , atau persyaratan ( Toth , 2000) .

Langkah -on panduan : Panduan sangat berpengetahuan siapa " langkah -on " sebuah motorcoach masuk dan memberikan interpretasi narasi untuk pengalaman . Beberapa CVBS menawarkan langkah -on panduan secara gratis . Kadang-kadang perusahaan independen menawarkan layanan ini untuk biaya .

Rencana Strategis : Sebuah laporan yang menggambarkan pernyataan perusahaan misi , tujuan, sasaran dan tindakan strategis.

Subkontraktor : Sebuah operator lokal yang menyediakan layanan untuk grosir .

Supplier: Produser sebenarnya dan penjual unit barang dagangan perjalanan, seperti pembawa , hotel atau tamasya operator.

Pembangunan berkelanjutan : Apa yang " . Memenuhi kebutuhan sekarang tanpa Mengganggu kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri "

ANANDA MALIK HAMKA
KIKI JAP
NOVITRI REZA 
M. FAISAL ISMET
M.AZHAR
3SA03

Glossari 5

Scheduled flights: Air flights that are publicly scheduled and promoted by major airlines.
Scheduled tour: A tour that’s set in a tour operator’s regular schedule of tour departures and that’s often sold to the general public. Also called public tour or retail tour.
Secondary information: Research data that was collected by another company or person and usually for a purpose that’s different than the research objectives and tasks at hand.
Shells: Preprinted brochures with photos, illustrations, and graphics but no text; also called slicks.
Shore excursion: A land tour, usually available at ports of call, sold by cruise lines or tour operators to cruise passengers.
Shoulder season: Those periods between the peak and off season when destination demand is moderate.
SHPO: State Historic Preservation Officer.
Sightseeing companies: Organizations that provide local guided tours.
Sightseeing guide: See driver/guide.
Sightseeing tour: Short excursions of usually a few hours that focus on sightseeing and/or attraction visits.
Translate : Penerbangan terjadwal : penerbangan Air yang dijadwalkan publik dan dipromosikan oleh maskapai besar .

Dijadwalkan tur : Sebuah tur yang diatur dalam jadwal rutin tur operator tur Keberangkatan dan yang sering dijual kepada masyarakat umum . Juga disebut tur umum atau tour ritel .

Informasi Sekunder : data penelitian yang dikumpulkan oleh perusahaan atau orang lain dan biasanya untuk tujuan yang berbeda dari tujuan penelitian dan tugas di tangan .

Shells : brosur pracetak dengan foto , ilustrasi , dan grafis tapi tidak ada teks, juga disebut slicks .

Shore excursion : Sebuah tur tanah , biasanya tersedia di pelabuhan panggilan , dijual oleh jalur pelayaran atau operator tur untuk pelayaran penumpang .

Bahu musim : Mereka periode antara puncak dan off musim ketika permintaan tujuan moderat .

Shpo : State Historic Preservation Petugas .

Perusahaan Tamasya : Organisasi yang menyediakan tur lokal.

Panduan wisata : Lihat driver / panduan.

Wisata keliling : kunjungan Pendek biasanya beberapa jam yang fokus pada jalan-jalan dan / atau kunjungan tarik .

ANANDA MALIK HAMKA
KIKI JAP
NOVITRI REZA 
M. FAISAL ISMET
M.AZHAR
3SA03

Selasa, 02 Juli 2013

makalah kelompok kewirausahaan


George R. Terry (yang dikutip dari Sutatrto 1998 : 17)
Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

1.     Ordway Tead(1929)
Kepemimpinan sebagai perpaduan perangai yang sangat memungkinkan seseorang manusia mendorong pihak lain menyelesaikan tugasnya,


2.     Rauch & Behling(1984)
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas-aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian tujuan.


3.     Ketz & Khan(1978)
Kepemimpinan adalah peningkatan  pengaruh sedikit demi sedikit pada, dan berada diantara kepatuhan mekanisme terhadap pengarahan pengarahan rutin organisasi.


4.     Hembill & Coon(1995)
Kepemimpinan adalah perilaku dari seorang individu yang memimpin aktifitas aktifitas suatu kelompok kesuatu tujuan yang ingin dicapai bersama.


5.     William G.Scott(1962)
Kepemimpinan adalah sebagai proses mempengaruhi kegiatan yang diorganisir dalam kelompok di dalam usahanya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.


6.     Stephen J.Carrol & HearyLTosj(1977)
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang orang lain untuk melakukan apa yangkamu inginkan dari mereka untuk mengerjakannya.

7.     Dr. Thomas Gordon “ Group conferred Leadership” A way of releasing creative power of group.
Kepemimpinan dapat dikonsepsuafesasikan sebagai suatu interaksi antara seseorang dengan suatu kelompok, tepatnya antara seseorang dengan anggota anggota kelompok setiap peserta didalam interaksi memainkan peran dan dengan cara cara tertentu peranan itu harus di dipilah pilahkan dari satu dengan yang lainnya. Dasar pemilihan merupakan soal pengaruh, pemimpin mempengaruhi dan orang lain di pengaruhi.


8.     Tannenbaum, Weschler & Massarik(1961)
Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses kemunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuantertentu.


9.     P.Pigors(1935)
Kepemimpinan adalah suatu proses saling mendorong melalui keberhasilan interaksi dari perbedaan perbedaan individu, mengontrol daya manusia dalam mengejar tujuan bersama.


10.                        Kartini Kartono(1994: 48)
Kepemimpinan itu sifatnya spesifik, khas, diperlukan bagi satu situasi khusus.Sebab dalam suatu kelompok yang melakukan aktifitas aktifitas tertentu dan mempunyai suatu tujuan serta peranlatan peralatan yang khusus.Pemimpin kelompok dengan cirri cirri karakteristik itu merupakan fungsi dari situasi khusus.


11.                        G.U Cleeton dan C.W Mason(1934)
Kepemimpinan menunjukan kemampuan mempengaruhi orang orang dan mencapai hasil melalui himbauan dan ini lebih baik disbanding dengan penggunaan kekuasaan.
12.                        Locke & Associates(1997)
Kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai proses membujuk orang orang luas untuk mengambil langkah menuju sasaran bersama.

13.                        John W. Gardner(1990)
Kepemimpinan sebagai proses penunjukan di mana individu individu merancang kumpulannya meneruskan objektif yang ditetapkan oleh pemimpin dan dikongsi bersama oleh pemimpin dan pengikutnya.

14.                        Theo Haiman & William G.Scott(1974)
Kepemimpinan adalah proses orang orang diarahkan, dipimpin, dan dipengaruhi dalam pemilihan dan pencapaian tujuan.

15.                        Duben(1954)
Kepemimpinan adalah aktifitas para pemegang kekuasaan dan membuat keputusan.

16.                        F.A Nigro(1965)
Inti kepemimpinan adalah mempengaruhi kegiatan orang orang lain.

17.                        Reed(1976)
Kepemimpinan adalah cara mempengaruhi tingkah laku manusia supaya perjuangan itudapat dilaksanakan mengikut kehendak pemimpin.


18.                        G.I.Feman & K.Aylor(1950)
Kepemimpina  adalah kemampuan untuk menciptakan kegiatan kelompok menjcapai tujuan organisasi dengan efektifitas maksimum dan kerjasama dari tiap tiap individu.


19.                        James M. Black(1961)
Kepemimpinan adalah kemampuan yang sanggup meyakinkan orang lain supaya bekerjasama dibawah pimpinannya sebagai suatu tim untuk mencapai tujuan tertentu.
Ciri-ciri wirausahawan sebagi berikut:
1.     Optimistik
Cirri utama yang dimiliki dengan jiwa wirausaha sikap optimistic: walaupun sukses belum tentu terlihat tapi mereka optimis bahwa sukses dapat mereka raih dengan ketekunan dan kerja keras. Optimissm ini juga lah yang membuat mereka mampu bertahan dalam menghadapi berbagai kegagalan atau pun hambatan dalam jalan mereka menuju sukses.

2.     Keberanian mengambil resiko
Ciri utama yang paling menonjol adalah keberanian mengambil resiko untuk memulai usaha sendiri.Tanpa keberanian ini, tak ada usaha yang bisa terbentuk.Namun, tentu saja keberanian ini bukanlah keberanian yang membabi buta melainkan keberanian yang disertai dengan perhitungan yang matang sebelum sebuah keputusan yang mengandung resiko diambil.

3.     Semangat
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki semangatjuang yang tinggi.Mereka pantang menyerah pada masalah, pantang mundur pada kesulitan, dan pantang putus asapada hambatan yang menghadang usaha mereka. Jika kereka tidak bisa menembus badai masalah, mereka akan terus dan mencari jalan memutar atau jalan alternative, semangat ini juga mendorong mereka untuk tekun sampai tujuan mereka tercapai.

4.     Integritas
Satu lagi cirri utama seseorang wirausahawan adalah integritas, sikap inilah yang membuat mereka dipercaya banyak orang, sehingga bisnis yang mereka jalani dapat berjalan. Orang lain yang mereka tawarkan adalah kepentingan target konsumen atau mereka menjadi target layanan wirausaha, dengan demikian lebih mudah bagi para wirausaha dengan integritas untuk menjalin kerjasama dengan banyak orang dan untuk memenangkan hati para konsumen sehingga pelanggan menjadi lebih loyal.


5.Budaya Unggul
Mereka yang memiliki jiwa kewirausahawan  dan berpotensi untuk sukses adalah mereka yang memiliki budaya usaha.Mereka selalu berusaha untuk mempersembahkan yang terbaik untuk orang lain disekitar mereka.Mereka belom puas berusaha,jika yang terbaik yang bisa mereka persembahkan belum terpenuhi.Budaya unggul juga yang membuat mereka selalu berinisiatif mencari hal hal baru dengan kualitas yang terbaik,fitur yang lebih bermanfaat,ataupun keuntungan yang lebih menambahkan nilai.

6.Forward Thinking
Seorang wirausaha senang bisa berfikir maju.Mereka bahkan mampu menciptakan masa depan di pikiran mereka terlebih dahulu dengan sangat jelas dan terperinci,sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menerapkannya atau menjelaskan kepada tim bagaimana meraihnya.kemampuan ini mendorong mereka untuk menularkan inovasi inovasi baru yang lebih maju dari orang orang lain disekitar mereka.

7.Sadar Waktu & Sarana
Selanjutnya,usahawan umunya memiliki kesadaran akan pemanfaatan waktu dan sarana yang tinggi,mereka sadar bahwa waktu perlu dikelola dengan  baik karena waktu yang terbuang tak akan pernah kembali.mereka juga sadar bahwa sarana juga perlu dimanfaatkan dengan optimal dengan cara efisien mungkin,karena pemanfaatan sarana bisa merupakan factor penting dalam penghematan biaya operasional.dengan demikian,mereka sangat efektif dan efisien dalam mempermanfaatkan kedua hal tersebut.

8.Mimpi
Tak ada seorang usaha yang tidak memiliki mimpi.justru untuk sebagian wirausaha sukses,mimpi inilah yang memicu mereka untuk mengambil resiko meninggalkan kenyamanan yang bisa mereka dapatkan untuk memulai usaha baru

9.Perencanaan
Untuk mewujudkan mimpinya,seorang wirausaha melakukan perencanaan yang diperlukan.perencanaan ini membuat mereka lebih berani dalam mengambil resiko,karena dalam perencanaan berbagai scenario kemungkinan yang terjadi telah diperhitungkan,demikian pula dengan langkah yang harus diambil dalam setiap scenario yang menjadi kenyataan.perencanaan juga melibatkan factor pengelola waktu.penggalangan dukungan banyak orang disekitar mereka,dan pemanfaatan sarana yang optional.

10.Strategi Utama
Memiliki kualitas seorang wirausaha saja belumlah cukup,untuk sukses diperlukan juga strategi,jika kita amati dengan seksama para wirausaha yang telah sukses dalam waktu yang panjang pasti menerapkan berbagai strategi utama.

11.Pembiayaan
Faktor yang selalu menjadi salah satu perhatian pada pengusaha adalah pembiayaan.Mereka memperhitungkan faktor pembiayaan dengan seksama.jika belum memiliki jumlah yang dibutuhkan,mereka akan mencari strategi untuk mendapatkan jumlah yang perlukan tersebut.misalnya dengan strategi kolaborasi,dari sumber perbankan dengan memanfaatkan modal investasi orang lain ataupun pinjaman yang selunak-lunaknya (misalnya dari keluarga atau teman) Mereka juga memasukan factor waktu dalam memperhitungkan pembiayaan dengan bijak.

Lokasi
Hampir semua pakar usaha memasukan factor penemuan lokasi sebagai factor penting yang perlu diperhitungkandengan matang sebelum sebuah usaha dimulai.misalnya bentuk sebuah pendidikan nonformal.faktor lokasi yang berada dekat sekolah,perumahan,perkantoran sebagai pusat bisnis (juga menargetkan pegawai kantoran) akan sangat berpotensi dan memberikan sukses bagi usaha pendidikan tersebut


\
MASALAH YANG TERDAPAT DALAM KEPEMIMPINAN DARI WIRAUSAHA
          Seseorang secara moral bertanggung jawab atas tindakan nya dan efek-efek merugikan yang telah diketahui :
a.     Yang gagal dilakukan atau dicegah dan yang secara moral dan dengan sengaja atau secara bebas gagal melaksanakan atau mencegah nya.
b.     Yang dilakukan atau dilaksanakan seseorang dengan sengaja dan secara bebas.

Ada kesepakatan umum , bahwa ada dua kondisi yang sepenuh nya menghilangkan tanggung jawab moral seseorang karena menyebabkan kerugian.
1.     Ketidaktahuan
2.     Ketidakmampuan
Kedua nya disebut kondisi yang memanfaatkan karena sepenuhnya memanfaatkan orang dari tanggung jawab terhadap sesuatu. Jika seseorang tidak mengetahui atau tidak dapat menghindari apa yang dia lakukan, kemudian orang itu tidak berbuat secara sadar, ia bebas dan tidak dapat dipersalahkan atas tindakan nya.
Namun, ketidaktahuan dan ketidakmampuan tidak selalu memanfaatkan seseorang.Salah satu pengecualian nya adalah ketika seseorang mungkin secara sengaja membiarkan dirinya bisa mengetahui persoalan tertentu.Ketidakmampuan bisa jadi merupakan akibat lingkungan internal dan eksternal yang menyebabkan seseorang tidak dapat melakukan sesuatu. Seseorang mungkin kekurangan kekuasaan , keahlian, kesempatan atau sumber daya yang mencukupi untuk bertindak.
Ketidakmampuan mengurangi tanggung jawab karena seseorang tidak mempunyai tanggung jawab untuk melakukan (atau melarang melakukan) sesuatu yang tidak dapat dia kendalikan. Seseorang mungkin secara fisik  terhalang atau tidak dapat bertindak atau pikiran orang secara psikologis cacat sehingga mencegah nya mengendalikan tindakan nya.
Sejauh lingkungan menyebabkan seseorang tidak dapat mengendalikan tindakan nya atau mencegah kerugian tertentu adalah keliru menyalahkan orang.Sebagai tambahan atau dua kondisi yang memaklumkan itu (ketidaktahuan dan ketidakmampuan) yang sepenuhnya menghilangkan tanggung jawab moral seseorang karena kesalahan.Ada juga beberapa faktor yang meringankan tanggung jawab moral seseorang yang bergantun pada kejelasan kesalahan.



Faktor yang meringankan, mencakup :
·        Lingkungan yang menyebabkan orang tidak peduli, namun juga tidak yakin tentang apa yang sedang dia lakukan (hal tersebut mempengaruhi pengetahuan seseorang).
·        Lingkungan yang menyulitkan, namun bukan tidak mungkin untuk menghindari melakukan nya (hal in imempengaruhi kebebasan seseorang)
·        Lingkungan yang mengurangi namun tidak sepenuhnya menghilangkan keterlibatan seseorang dalam sebuah tindakan (ini mempengaruhi tingkatan sampai dimana seseorang benar-benar menyebabkan kerugian).

Hal terserbut dapat meringankan tanggung jawab seseorang karena kelakukan yang keliru yang tergantung pada faktor keempat, yaitu keseriusan kesalahan. Kesimpulan mendasar tentang tanggung jawab moral atas kesalahan atau kerugian yang meringankan tanggung jawab moral seseorang, yaitu :
1.     Secara moral individu bertanggung jawab atau tindakan yang salah yang dia lakukan (atau yang secara keliru dia lalaikan) dan atas efek-efek kerugian yang disebabkan (atau yang gagal dia cegah) ketika itu dilakukan dengan bebas dan sadar.
2.     Tanggung jawab moral sepenuhnya dihilangkan (atau dimaafkan) oleh ketidaktahuan dan ketidakmampuan.
3.     Tanggung jawab moral atau kesalahan atau kerugian diinginkan oleh :
-         Ketidak pastian
-         Kesulitan
Bobot keterlibatan yang kecil (meskipun kegagalan tidak meringankan jika seseorang mempunyai tugas khusus untuk mencegah kesalahan, namun cakupan sejauh mana hal-hal tersebut meringankan tanggung jawab moral seseorang kepada (dengan) keseriusan kesalahan atau kerugian.Semakin besar keseriusan nya, semakin kecil ketiga faktor pertama tadi dapat meringankan.
A.   Tanggung jawab perusahaan dalam perusahaan modern, tanggung jawab atas tindakan perusahaan sering didistribusikan kepada sejumlah pihak yang bekerjasama. Tindakan perusahaan biasa nya terdiri atas tindakan atau kelalaian orang-orang berbeda-beda yang bekerjasama sehingga tindakan atau kelalaian mereka bersama-sama menghasilkan tindakan perusahaan.
Jadi, siapakah yang bertanggung jawab atas tindakan yang dihasilkan bersama-sama itu? Pandangan tradisional berpendapat bahwa mereka yang melakukan secara sadar dan bebas apa yang diperlukan perusahaan masing-masing secara moral bertanggung jawab.
Lain hal nya pendapatpedagang tradisional yang menyediakan bahwa ketika sebuah kelompok  seperti perusahaan bertindak bersama-sama, tindakan perusahaan mereka dapat dideskripsikan sebagai tindakan kelompok dan konsekuensi nya tindakan kelompok lah bukan tindakan individu yang mengharuskan kelompok bertanggung jawab atas tindakan tersebut.
Kasus tradisional bahwa meskipun kita kadang membedakan tindakan dibalik semua tindakan persoalan itu.
Pendapat tersebut keliru, karena bagaimana pun tanggung jawab moral menuntut seseorang bertindak secara bebas dan sadar.Dan tidak relevan bahwa tindakan seseorang yang salah merupakan pilihan secara bebas dan sadar mengikuti perintah.
Ada batas-batas kewajiban karyawan untuk mentaati atasan nya.Seorang karyawan tidak mempunyai kewajiban untuk mentaati perintah melakukan apapun yang tidak bermoral.

Dengan demikian, ketika seseorang atasan memerintahkan seorang karyawan melakukan tindakan yang mereka ketahui salah, karyawan secara moral bertanggung jawab atas tindakan itu.Atasan juga bertanggung jawab secara moral, karena fakta atasan menggunakan keahlian untuk melaksanakan tindakan yang salah tidak mengubah fakta bahwa atasan melakukan nya.





















Kesalahan dan Solusi
Berikut ini adalah sepuluh kesalahan umum yang sering dilakukan oleh wirausahawan pada saat menjalankan bisnisnya:
1.     Kesalahan dalam mengelola
2.     Kurangnya Pengalaman,Manajer bisnis kecil perlu memiliki pengalaman jika mereka ingin mengembangkan usahanya
3.     Kontrol keuangan kurang.Bisnis yang sukses membutuhkan control keuangan yang tepat
4.     Upaya pemasaran yang lemah,membangun konsumen untuk bertambah berkesimbungan membutuhkan usaha,pemasaran secara kreatif ,pelanggan secara otomatis akan datang,hamper tidak pernah terjadi
5.     Kegagalan untuk mengembangkan rencana strategi.gagal dalam merencanakan berarti gagal untuk bertahan
6.     Pertumbuhan tidak terkendali.pertumbuhan adalah hal yang dialami,sehat dan diinginkan oleh setiap perusahaan namun,harus di rencanakan dan dikendalikan.pakar manajemen Peter Drucker berkata perusahaan-perusahaan harus lebih baik untuk memperkirakan pertumbuhan modal hanya setiap peningkatan penjualan 30 hingga 50 persen.
7.     Lokasi kurang strategis,Memilih lokasi yang tepat adalah sebagian ilmu.seringkali ,lokasi bisnis dipilih tanpa penelitian yang benar,investigasi dan perencanaan
8.     Kontrol persediaan yang barang buruk.pengendalian persediaan barang adalah salah satu tanggung jawab manejerial yang sering terabaikan.
9.     Harga tidak tepat.menetapkan harga yang tepat sehingga menghasilkan keuntungan yang diperkirakan menuntuk pemilik bisnis mengerti berapa biaya untuk membuat,memasarkan dan mendistribusikan barang dan jasa.
10.                        Ketidak mampuan dalam membuat Transisi Enterprenurial.setelah memulai akan terjadi pertumbuhan,biasanya membutuhkan gaya manajemen yang sangat berbeda.

Pertumbuhan mengharuskan wirausahawan untuk mendelegasikan wewenangnya dan tidak menangani – kegiatan operasional sehari-hari –sesuatu yang tidak bisa dilakukan olehnya.

Berikut adalah solusi untuk mengatasinya:

1.     Mengenal bisnis secara mendalam
2.     Mengembangkan bisnis yang sudah matang
3.     Mengelola keuangan
4.     Memahami laporan keuangan
5.     Belajar mengelola manusia secara efektif
6.     Jaga kondisi anda